Postingan ini saya buat karena semalam saya lupa menyampaikan satu informasi penting kepada anak-anak muda yang ambulansnya berhasil saya bantu hidupkan.
Sebenarnya, selain dengan cara didorong, ada alternatif lain untuk menghidupkan mesin mobil yang akinya lemah, yaitu dengan melakukan jumper aki. Namun karena kondisi badan saya saat itu sedang kurang enak, akhirnya saya membantu dengan cara yang paling sederhana, yaitu didorong.
Awalnya, saat saya hendak membeli minuman jahe merah di depan Polsek Komsen, saya melihat sebuah ambulans sedang didorong oleh sekelompok anak muda. Setelah saya perhatikan, mobil tersebut sudah dua kali dicoba hidupkan dengan cara itu tetapi mesinnya belum juga menyala.
Karena itu saya menawarkan diri untuk berada di belakang kemudi, sementara mereka yang mendorong mobil.
Sebelumnya saya bertanya terlebih dahulu, "Apakah aki mobil masih memiliki tenaga?"
Ternyata masih ada.
Klakson dan lampu besar masih dapat menyala, walaupun tenaganya sudah tidak cukup untuk menyalakan starter mesin.
Dalam kondisi seperti ini, Insya Allah masih ada kemungkinan sekitar 75% mesin dapat dihidupkan dengan cara didorong.
Namun perlu diingat, cara ini hanya dapat dilakukan pada mobil dengan transmisi manual, bukan transmisi otomatis.
Untuk mobil transmisi otomatis, silakan gunakan metode jumper aki.
Persiapan Sebelum Mobil Didorong
- Masukkan gigi percepatan satu.
- Injak penuh pedal kopling dengan kaki kiri.
- Lepaskan rem tangan.
Persiapan Selanjutnya
- Perhatikan kondisi jalan di depan kendaraan.
- Pastikan arah roda dan posisi setir sudah benar.
- Ingat bahwa saat mesin mati, setir akan terasa lebih berat untuk diputar.
Tanamkan terus dalam pikiran:
"Setelah mesin hidup, kaki kanan langsung menginjak rem dan kaki kiri langsung menginjak kopling!"
Proses Menghidupkan Mesin
Saat kecepatan mobil yang didorong dirasa sudah cukup:
- Lepaskan pedal kopling.
- Secara bersamaan putar kunci kontak ke posisi starter.
- Kaki kanan menekan pedal gas satu kali.
- Setelah mesin hidup, segera pindahkan kaki kanan ke pedal rem.
- Pada saat yang sama, kaki kiri kembali menginjak pedal kopling agar mesin tidak mati.
Jika aki sudah tidak kuat untuk menyalakan starter, jangan terus-menerus memaksakannya karena hanya akan semakin menguras sisa tenaganya.
Saat mesin berhasil hidup, mobil biasanya akan langsung melonjak atau melaju lebih cepat. Karena itu kaki kanan harus segera menginjak rem.
Jika kaki kiri terlambat menginjak kopling kembali, mesin bisa mati lagi.
Karena itu, jangan gugup dan pastikan seluruh langkah sudah dipahami sebelum mencoba cara ini.
Penutup
Ajarkan cara sederhana ini kepada orang-orang yang kita kasihi. Jika suatu saat mereka mengalami keadaan serupa, mereka sudah tahu apa yang harus dilakukan.
Thx, ^_^







































