Sebelumnya saya selalu menggunakan celana jeans jika hendak Sholat Subuh di masjid. Kalau di rumah lebih sering sholat dengan menggunakan sarung, tetapi jika ke masjid menggunakan sarung dari rumah, saya tidak berani, alasan utama: karena takut sarungnya melorot turun disebabkan ikatan sarung yg tidak kuat, terlebih lagi jarak antara rumah ke masjid As Sakinah, sekitar 300-400 meter dengan berjalan kaki.
Baru sekitar 2 minggu yg lalu saya merasa, sepertinya lebih nyaman menggunakan sarung ke Masjid dan saya mempraktekan dengan menggunakan cara Abah/ ayah saya. Saya masih ingat sewaktu hendak Sholat Idul Fitri atau Idul Adha (saya lupa), kemungkinan masih duduk di kelas 3 SDK1 Samanhudi, beliau memakaikan saya sarung seperti yg saya lakukan sekarang ini.
Berangkat dari rumah hingga kembali usai sholat subuh, ikatan sarung masih kuat dan rapi.
Tampak samping
Tampak belakang
Menggunakan sabuk ikat pinggang yg elastis, diselipkan di dalam lipatan sarung
Ikat pinggang yg tidak lebar tetapi elastis, sehingga memegang ikatan sarung dengan kuat
Ikat pinggang ini milik istri saya, "dipinjam dulu ya sayang, muach.."
Suasana pagi saat mengejar sholat Fajar 2 rakaat sebelum sholat Subuh di Masjid As Sakinah
Thx, ^_^
Kamis, 21 November 2019
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Popular posts
-
Pada modifikasi terminal listrik sebelumnya, masih terasa ada bagian menonjol, bagian yg dapat diputar fleksibel tetapi saya tidak me...
-
Sebenarnya hanya sebuah modifikasi, merubah steker listrik menjadi terminal listrik yang menggunakan kabel, sehingga penggunaannya menjadi l...
-
Lampu dekat mobil, tiba-tiba mati. Setelah di cek, ternyata soket lampu besar mobil telah meleleh karena panas tinggi, bahkan karet penutup ...
-
Suasana di teras depan, pagi hari, ada sederet warna ungu di sudut mata. Alam rupanya tengah memberikan warna lain di hari ini. Semoga saja ...
-
Mengakali delco atau distributor pada mesin mobil, khususnya mengakali arang delco atau arang distributor yang habis merupakan hal yang tid...
-
Ini juga salah satu hiasan meja milik Ibu saya (mami), sama seperti Patung Topeng Mumi Tutankhamun, merupakan pemberian dari orang yg sama, ...
-
Tanggal 28 September 2015 yg lalu, saya menjalani operasi usus buntu di Rumah Sakit Budi Lestari, Jalan K.H. Noer Alie / Raya Kalimalang No...
-
Salah satu hiasan meja, yg dimiliki Ibu saya (mami), pemberian sahabat yg berkunjung ke Mesir, Memiliki tinggi sekitar 15 cm, berbahan kuni...
-
Seorang teman, pak Kardi, menceritakan mobil nya (Daihatsu Gran Max, 2008) yg mengalami temperatur tinggi di hari Jumat malam, air radiator ...
-
Suasana sholat yg sangat berbeda, seolah kita tengah ada di Makkah yg belum pernah saya kunjungi.. Semoga saja kelak di ...
0 comments:
Posting Komentar