Minggu, 19 April 2026

0 Edit Gambar yg Biasa Dilakukan.

Untuk menyampaikan suatu pesan, cerita, ide atau sekedar berbagi informasi, kadang perlu foto/ image yg mampu mewakili isi dengan jelas.


Biasanya ada 3 aplikasi yg saya gunakan:
  • Edit Foto (aplikasi bawaan Android)
  • Photoroom, (download di Play Store)
  • CorelDraw x3 (di laptop)

Untuk CorelDraw x3, merupakan versi lama. Alasannya sederhana: sudah cukup nyaman dan menguasai pengoperasiannya.
Tidak ingin menghabiskan waktu belajar versi terbaru karena yang ada sekarang sudah lebih dari cukup untuk kebutuhan saya.



PROSES GAMBAR TABEL OBAT



Edit Foto, digunakan untuk:
  • mempertajam gambar
  • Memperbaiki sudut pengambilan 



Photoroom:
  • Mengganti latar (hitam, putih, transparan, atau tetap)



Edit Foto:
  • Koreksi ulang sudut bila diperlukan 
  • Cropping tablet/ kapsul, pilih bagian terbaik




Photoroom:
  • Menyusun potongan hasil cropping
  • Memberikan label keterangan
  • Pewarnaan latar
  • Menambahkan icon panah



CorelDraw x3 :
  • Memberikan garis hitam sebagai pembatas (menggunakan kotak dengan ketebalan dan posisi yg disesuaikan)




PROSES GAMBAR KONTAINER PIL.



Edit Foto:
  • Mempertajam gambar
  • Koreksi sudut



Photoroom:
  • Mengganti latar
  • Menambahkan icon dan label




CorelDraw x3:
  • Membuat garis lengkung (curve) sebagai pembatas waktu (biru, kuning, merah)
  • Membuat garis bantu untuk menjaga keseimbangan simetris
  • Menambahkan 2 titik node lalu remove untuk mendapatkan potongan lengkung yang presisi
  • Menggeser garis lengkung untuk mempermudah pemotongan area tertentu, lalu dikembalikan ke posisi semula
  • Melanjutkan pemotongan bagian lainnya hingga selesai



Untuk pemindahan data dari Android ke Laptop juga sebaliknya, saya menggunakan flashdisk OTG yg pernah saya modifikasi dikarenakan patah.



Semoga manfaat.

Thx  ^_^


Jumat, 17 April 2026

0 Cara Gunakan Kontainer Pil (Jurnal)

Manfaat Kontainer Pil:

Menghindari lupa minum obat
Semua sudah tersusun per hari dan waktu, jadi tinggal buka sesuai jadwal.

Mencegah salah dosis
Obat sudah dipisah, jadi kecil kemungkinan kelebihan atau kekurangan.

Lebih rapi dan teratur
Nggak perlu bongkar banyak strip atau botol setiap kali minum obat.

Praktis dibawa ke mana-mana
Cukup bawa satu kotak kecil, cocok untuk aktivitas harian atau perjalanan.

Memudahkan pengawasan
Buat yang merawat orang tua atau keluarga, jadi lebih gampang memastikan obat sudah diminum atau belum.

Mengurangi stres dan kebingungan
Terutama kalau jenis obatnya banyak, semuanya jadi lebih simpel.




Sebelumnya, biasanya istri saya yang menyiapkan dan memasukkan obat ke dalam kontainer pil, atau saya sendiri minum langsung dari kantong obat apotek.
Kadang cukup membingungkan, harus memilah satu per satu obat yang harus diminum saat itu. 

Yang bikin tambah pusing, aturan seperti 2x1 sebelum makan dan sesudah makan, kadang jadi rancu, malah terasa ambigu 🤭

Sampai akhirnya, sekitar seminggu yang lalu, saya melihat kembali kontainer pil yang sudah lama tidak dipakai dan menemukan cara yang lebih mudah untuk menggunakannya.

Kebetulan seprai kasur saya bercorak garis vertikal.
Jadwal minum obat saat itu maksimal 3 kali sehari: pagi, siang, dan malam.



Setiap waktu saya bagi dua:
Sebelah kiri untuk sebelum makan, dan sebelah kanan untuk sesudah makan.

Khusus untuk aturan 2x1 sehari,
letakkan pil di waktu pagi dan malam.

Khusus untuk aturan 4x1 sehari,
dosis yang terakhir/malam, dipisahkan, diminum sendiri langsung dari plastik obatnya, karena sudah tidak ada tempat di kontainer.



Tinggal masukkan obat ke dalam kontainer sesuai urutannya.
Karena bentuknya bulat, posisi gantungan saya anggap sebagai jam 12.00, lalu penomoran dimulai dari angka 1.




Setelah itu, tinggal dibawa, siap masuk tas, praktis.




Catatan Tambahan:

Sebelum makan
Sebaiknya diminum sekitar 30–60 menit sebelum makan.

Sesudah makan
Sebaiknya diminum segera atau sekitar 15–30 menit setelah makan.

Diminum di jam yang sama setiap hari
agar efeknya maksimal.


Hal kecil seperti ini kadang terlihat sepele.
Setiap selesai minum obat, biasakan langsung memasukkan kembali kontainer pil ke dalam tas.
Jangan sampai saat waktunya minum obat berikutnya, malah bingung sendiri:
kontainernya di mana?
Dicari di tas nggak ada, di kamar juga nggak ada..
ternyata ketinggalan di dalam mobil 🤭



---  --- Jurnal ---  ---


21 Mei 2026


Kontainer pil yang sebelumnya hilang 🤔, jadi saya terpaksa mencari tempat pil yang baru.

Sebenarnya banyak pilihan di online shop, tapi menurut saya yang paling pas adalah model bersekat 6 atau 8.
Usahakan memilih tempat obat yang memiliki seal pelindung, agar obat terlindung dari air dan debu.

Dengan model seperti itu, tidak ada lagi unsur bingung atau memilih-milih saat waktunya minum obat, karena satu kontainer pil cukup digunakan untuk kebutuhan satu hari.

Kecuali bila jadwal minumnya tidak dibedakan berdasarkan waktu, 
misalnya hanya “sesudah makan” atau hanya “sebelum makan”, maka slot kosong pada kontainer pil tersebut masih bisa dimanfaatkan untuk tambahan hari,
sehingga satu kontainer bisa dipakai hingga 2 hari.



Penyusunan jadwal obat tetap sama seperti sebelumnya, di mana baris pertama digunakan untuk obat sebelum makan dan baris kedua untuk obat sesudah makan.

Kontainer pil ini juga terbagi menjadi 3 kolom, yaitu untuk waktu pagi, siang, dan malam.



Seluruh obat saya diminum sesudah makan, terdiri dari:
  • 3 obat dengan dosis 3x1
  • 1 obat dengan dosis 1x1, diminum pagi
  • 1 obat dengan dosis 1x1, diminum malam



Karena baris pertama (sebelum makan) terlihat kosong, maka bagian tersebut bisa dimanfaatkan untuk menyusun obat hari berikutnya, dengan pola yang sama seperti pada baris kedua.



Selain itu, kotak obat yang saya miliki ini memiliki tambahan dua sekat lagi di bagian tutupnya. Bagian tersebut bisa digunakan sebagai tempat obat dengan dosis 4x1 atau untuk menyimpan obat umum lainnya.




Semoga manfaat.

Thx ^_^

Selasa, 14 April 2026

0 Perbaiki Terminal Soket Lighter Mobil yg Bermasalah

Dalam beberapa minggu terakhir, arus listrik pada charger HP di mobil sering mengalami kondisi mati-hidup. Padahal, dalam keseharian saya sangat bergantung pada alat ini, selain untuk menyuplai daya dashcam, juga untuk mengisi baterai Android serta keperluan lainnya.


Kondisi terminal soket lighter mobil setelah proses perbaikan selesai.




Proses Perbaikan 

Perlengkapan yang dibutuhkan saat akan melakukan pembongkaran.



Biasanya, untuk menyambungkan kembali arus yang terputus, harus mencabut dan memasang kembali kepala terminal soket lighter mobil, sepertinya ada kontak pada sambungan listrik yg kendur.



Diduga ujung kepala terminal soket berbahan logam, yang berfungsi sebagai kontak positif dan seharusnya dapat bergerak fleksibel karena memiliki pegas sebagai stabilisator (maju-mundur). Bagian inilah yg mengalami hambatan atau macet, sehingga arus listrik menjadi tidak stabil dan sesekali terputus.



Sekring masih terpasang dengan baik pada posisinya. Ujung sekring inilah yg menjadi titik kontak dengan kepala terminal soket. Kemungkinan terjadi kontak yang tidak optimal, sehingga menimbulkan panas berlebih yang menyebabkan dinding berbahan plastik sebagai dudukan logam kepala terminal soket meleleh dan mengunci pergerakannya yg seharusnya fleksibel.



Pelepasan logam kepala terminal soket yang terkunci dilakukan dengan menjepitnya menggunakan tang secara hati-hati. Hindari tekanan berlebih karena dudukan plastik relatif tipis. Proses pelepasan dibantu dengan melunakkan bagian dudukan plastik menggunakan panas dari kepala terminal soket, sehingga terminal dapat dilepas tanpa merusak komponen lainnya.
Cara ini dinilai paling aman, mengingat saat plastik pemegang mulai meleleh, bagian tersebut akan langsung merosot turun, sehingga jepitan pada kepala logam terminal soket pun otomatis terlepas.



Jangan lupa, pada bagian bawah dipasangkan plat besi atau gunting, sebagai peredam panas dari logam kepala terminal soket saat dipanaskan menggunakan solder.



Lakukan perapihan pada bagian logam kepala terminal soket yang telah dilepas, apabila terdapat bagian yang berpotensi menghambat pergerakan fleksibel (maju-mundur).



Coba pasangkan kembali pada tempatnya sambil mengamati bagian mana dari dudukan plastik yang perlu dirapikan.



Gunakan kikir bulat untuk mengoreksi bentuk lubang pada bagian plastik yang mengalami penyempitan akibat deformasi/ lelehan karena panas.



Selain itu, gunakan mini grinder untuk merapikan bagian sekat pembatas pada lubang yang tidak dapat dikerjakan dengan kikir bulat. Gunakan putaran paling rendah (kecepatan 1–2 dari skala 9), mengingat bahan plastik yang digerinda sangat tipis, guna meminimalkan risiko kesalahan.



Terlihat bahwa bagian logam kepala terminal soket sudah dapat bergerak fleksibel (maju-mundur) dengan mudah.



Bagian logam dari kepala terminal soket (dalam keadaan terpasang), sebagai penghantar arus positif (+), sudah terlihat normal gerakannya, maju-mundur.



Rapikan juga area rumah terminal soket, serta lapisi pelat besi dengan timah pada titik pertemuan arus listrik guna mencegah timbulnya panas akibat kontak yang tidak sempurna.




Fungsi Tambahan 

Pada terminal socket lighter mobil yang saya miliki ini, saya menambahkan konektor agar dapat digunakan dengan sumber arus listrik 12v dari adaptor rumahan.
Kabel di bagian konektor dilapisi timah dan disambung ulang agar sambungan listrik lebih sempurna dan tidak mudah panas.




Pengaman Tambahan 

Pengaman sederhana menggunakan tali bekas masker hidung, untuk memperkuat ketahanan terhadap kemungkinan terjadinya tarikan kuat yg tidak disengaja pada terminal soket lighter mobil.
Jika diperlukan, dapat dilakukan pengeboran pada bodi terminal soket sebagai titik pengikat tambahan.
Selain itu, ditambahkan selongsong pada sekring dengan menggunakan isolasi kertas sebagai pelindung tambahan.



Cara sederhana, tapi sangat efektif.




Dalam pengerjaan kali ini, saya menggunakan lampu kerja yg sangat oke 🤭







"Terkadang, untuk mendapatkan kekuatan dan kepuasan dalam penggunaan, sisi keindahan harus rela dikorbankan."


Semoga manfaat.

Thx  ^_^


Kamis, 09 April 2026

0 Membuat Lampu yg Fungsional (Jurnal)

Sebenarnya ini berawal dari hal yang sederhana.

Kebutuhan penerangan saat memperbaiki sesuatu di tempat kerja yang kurang cahaya.
Saya membeli lampu LED bermagnet, yang biasanya digunakan pada mesin jahit. Rencana awalnya akan ditempelkan pada mesin scroll saw, sebagai penerangan saat melakukan pemotongan benda kerja.
Lampu yang digunakan adalah LED 30 titik, 220V, cukup mumpuni untuk kebutuhan tersebut.


Tetapi ternyata ada perubahan dari cara pengerjaan pemotongan kayunya, mengingat benda kerja yang akan dipotong juga tidaklah banyak.

Scroll Saw
  • Pemotongan detail (hitungan milimeter)
  • Kecepatan lambat perlu waktu lebih
  • Repot keluar-masukkan alat dari kardus
  • Ukuran alat yg besar
  • Membutuhkan meja saat menggunakan alat ini
  • Pencahayaan bisa ditempelkan di peralatan




Jig Saw 
  • Pemotongan cepat dengan hasil rapi.
  • Mudah keluar-masukkan barang dari kardus karena berukuran tidak besar.
  • Fleksibel dalam pekerjaan di manapun
  • Butuh pencahayaan diruangan.


Perubahan cara kerja inilah yang akhirnya memunculkan ide, bagaimana agar lampu LED yang sudah dibeli, bisa digunakan.

Akhirnya menggunakan tripod sebagai penunjang berdirinya lampu LED, merupakan cara terbaik, dengan kelebihan:
  • Stabil, dengan bantuan magnet yang kuat dan bobot lampu yang ringan
  • Tinggi bisa diatur, 0 hingga 150 cm
  • Dapat diputar 360°
  • Arah cahaya fleksibel (atas maupun bawah)

Tripod yg sudah dimodifikasi.
Menggunakan tempat rokok sebagai tempat menempelnya magnet lampu LED.
Tambahan karet gelang sebagai pengaman tambahan.


Hasil akhirnya:
lampu LED yang fleksibel, stabil, dan siap digunakan di berbagai kondisi.



Cahaya yg cukup untuk bengkel kayu darurat.



Bahkan untuk membuat design di tempat favorit, yg kalau sudah capek duduk bisa lanjut sambil tiduran.. 🤭



Sekarang penggunaan lampu LED bermagnet sudah sangat fungsional dan fleksibel sebagai alat penerangan.





Sekarang penggunaan lampu LED bermagnet sudah sangat fungsional dan fleksibel sebagai alat penerangan.



Berawal dari kebutuhan sederhana,
penerangan yang fleksibel.

Lampu LED bermagnet ini dipadukan dengan tripod, menghasilkan posisi yang lebih bebas, stabil, dan mudah diarahkan sesuai kebutuhan.



Semoga manfaat.

Thx   ^_^



--- --- jurnal --- ---



14 April 2026
5 hari kemudian 

Lampu ini langsung digunakan pada saat perbaikan terminal socket charger mobil.



Thx   ^_^


Popular posts

Pengikut

Buku Tamu

Flag Counter
 

o2 fresh Copyright © 2011 - |- Template created by O Pregador - |- Powered by Blogger Templates