Tadi pagi, Sabtu, 1 Desember 2012, saat tengah hadiri pesta pernikahan keponakan, Dika, tiba-tiba area belakang perut, atas pinggang, terasa kaku, otot tegang, tak bisa/ takut bergerak karna seperti ada angin yg bergerak di area itu. Kadang terasa seperti di tusuk pisau secara perlahan. Luar biasa sakit. Dulu saya pernah mengalaminya, usai menghadiri Reuni Akbar SMA 20, September 2011, sudah cukup parah dan Mas Yon (Kakak Ipar) yg mengobati saya saat itu. Kebetulan tadi pagi, kita berangkat bareng ke pesta. Katanya badan saya, Dingin..
Sama seperti waktu dulu, yg dilakukan adalah 4 titik, yaitu: 2 titik di tangan dan 2 titik di kaki
Mengerok lipatan tangan kanan dan kiri.
Juga mengerok lipatan kaki kanan dan kiri.
Saat Mas Yon lagi mengerok lipatan kaki dengan menggunakan ibu jari tangan
Saat dikerok bagian lipatan tangan
Usai dikerok, seperti mimpi, rasa sakit itu hilang seketika..
Terimakasih Mas Yon..
Obat gosok Sun Cream, kebetulan yg selalu saya bawa dalam tas pinggang, biasanya dipakai untuk mengatasi kekakuan di leher belakang saya (Trigliserida/ lemak darah), panasnya cukup dan meresap ke dalam disamping itu juga tidak lengket dikulit. Tetapi apapun jenis obat gosoknya, yg penting bisa digunakan untuk melumasi bagian yg di kerok, bahkan kalau tidak ada, sedikit minyak goreng pun.. bisa di gunakan..
Suasana sewaktu kejadian, seusai akad nikah, masih sepi dari para tamu undangan.
Sebagai tambahan, serangan pertama yg saya alami dulu, usai mengikuti Reuni Akbar SMA 20, hampir sama seperti yg saya ceritakan diatas, hanya saja penanganannya agak lambat. Waktu itu sempat dipanggilkan tukang urut, karena yg dirasakan seperti ada angin yg bergerak didalam badan, Tetapi tak ada perubahan berarti, bahkan tak berapa lama kemudian rasa sakit/ rasa angin yg bergerak semakin tak tertahankan sakitnya. Lalu info dari kakak (Mbak Dian) by phone, menyarankan agar menggunakan hangat2an di tempelkan ke badan, jadi waktu itu menggunakan botol yg diisi air panas kemudian botol itu dibungkus dengan kain, Ternyata angin itu terasa bergerak menuju dada, bahkan saya sempat mendengarkan suara jantung saya sendiri, Mbak Dian pun segera menyarankan agar tidak lagi menggunakan air panas di botol, takut semakin membahayakan kondisi saya. Tak berapa lama kemudian Mas Yon datang, secepatnya dia langsung mengerok lipatan siku tangan dan lipatan kaki/ bagian belakang dengkul, dengan menggunakan koin, Hanya dalam hitungan menit dari saat mulai mengerok, sekitar kurang dari 5 menit, rasa sakit itu hilang begitu saja.
Terimakasih Mas Yon.
Lihat juga: Sakit Angin Duduk atau Angina Pektoris atau Sakit Jantung Iskemia
Semoga bisa membawa manfaat.
Sabtu, 01 Desember 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Popular posts
-
Pada modifikasi terminal listrik sebelumnya, masih terasa ada bagian menonjol, bagian yg dapat diputar fleksibel tetapi saya tidak me...
-
Sebenarnya hanya sebuah modifikasi, merubah steker listrik menjadi terminal listrik yang menggunakan kabel, sehingga penggunaannya menjadi l...
-
Lampu dekat mobil, tiba-tiba mati. Setelah di cek, ternyata soket lampu besar mobil telah meleleh karena panas tinggi, bahkan karet penutup ...
-
Suasana di teras depan, pagi hari, ada sederet warna ungu di sudut mata. Alam rupanya tengah memberikan warna lain di hari ini. Semoga saja ...
-
Mengakali delco atau distributor pada mesin mobil, khususnya mengakali arang delco atau arang distributor yang habis merupakan hal yang tid...
-
Ini juga salah satu hiasan meja milik Ibu saya (mami), sama seperti Patung Topeng Mumi Tutankhamun, merupakan pemberian dari orang yg sama, ...
-
Tanggal 28 September 2015 yg lalu, saya menjalani operasi usus buntu di Rumah Sakit Budi Lestari, Jalan K.H. Noer Alie / Raya Kalimalang No...
-
Salah satu hiasan meja, yg dimiliki Ibu saya (mami), pemberian sahabat yg berkunjung ke Mesir, Memiliki tinggi sekitar 15 cm, berbahan kuni...
-
Seorang teman, pak Kardi, menceritakan mobil nya (Daihatsu Gran Max, 2008) yg mengalami temperatur tinggi di hari Jumat malam, air radiator ...
-
Suasana sholat yg sangat berbeda, seolah kita tengah ada di Makkah yg belum pernah saya kunjungi.. Semoga saja kelak di ...
0 comments:
Posting Komentar