P E S T A R A K Y A T (14/08/2002)
Lagu : Arief Hafid
Lirik : Yulis Misbach
Vokalis : Pangeran Siagian
Tua muda berbaur satu
Meluapkan rasa suka cita tak terhingga
Tiba sudah yang tlah ditunggu
Pesta rakyat tujuh belasan.
Kan kau lihat pentas seni pertiwi
Lampu hias umbul umbul gapura tiap gang
Bagai putri dihari pengantin
Mendandani diri secantik mungkin, Nusantara
Menggelar hajatan.
Mari bergembira
Sgala penat kita lupakan sejenak
Sambutlah Agustus
Hari kemerdekaan
Kibarkan sang merah putih
Dan tujuh belasan
Dirayakan.
Kan kau lihat pesta negri
Tujuh belas Agustus.
Dengarkan >>
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Popular posts
-
Pada modifikasi terminal listrik sebelumnya, masih terasa ada bagian menonjol, bagian yg dapat diputar fleksibel tetapi saya tidak me...
-
Sebenarnya hanya sebuah modifikasi, merubah steker listrik menjadi terminal listrik yang menggunakan kabel, sehingga penggunaannya menjadi l...
-
Lampu dekat mobil, tiba-tiba mati. Setelah di cek, ternyata soket lampu besar mobil telah meleleh karena panas tinggi, bahkan karet penutup ...
-
Suasana di teras depan, pagi hari, ada sederet warna ungu di sudut mata. Alam rupanya tengah memberikan warna lain di hari ini. Semoga saja ...
-
Mengakali delco atau distributor pada mesin mobil, khususnya mengakali arang delco atau arang distributor yang habis merupakan hal yang tid...
-
Ini juga salah satu hiasan meja milik Ibu saya (mami), sama seperti Patung Topeng Mumi Tutankhamun, merupakan pemberian dari orang yg sama, ...
-
Tanggal 28 September 2015 yg lalu, saya menjalani operasi usus buntu di Rumah Sakit Budi Lestari, Jalan K.H. Noer Alie / Raya Kalimalang No...
-
Salah satu hiasan meja, yg dimiliki Ibu saya (mami), pemberian sahabat yg berkunjung ke Mesir, Memiliki tinggi sekitar 15 cm, berbahan kuni...
-
Seorang teman, pak Kardi, menceritakan mobil nya (Daihatsu Gran Max, 2008) yg mengalami temperatur tinggi di hari Jumat malam, air radiator ...
-
Suasana sholat yg sangat berbeda, seolah kita tengah ada di Makkah yg belum pernah saya kunjungi.. Semoga saja kelak di ...
mantab lagunya bang
BalasHapus